
Dalam sehari, Kota Dili sukses direbut. Menghadapi pasukan yg lebih kuat, tentara Fretilin & Tropaz pilih mundur dari kota & berlari ke dalam hutan. Kabar intelijen memperkirakan musuh bergerak menuju Kota Aileu.
Pasukan serta-merta diperintahkan utk menguber. Dari banyaknya pasukan, cuma Kompi A Komando Pasukan kusus(Kopassus) yg tetap segar bugar.
Pertempuran itu dilukiskan dalam buku biografi 'Letjen (Purn) Soegito : Bakti Satu Orang Prajurit Stoottroepen', yg ditulis Beny Adrian. Cetakan mula-mula th 2015, yg diterbitkan PT Gramedia, Jakarta.
Kompi A dipimpin Lettu Luhut Binsar Pandjaitan. Luhut selayaknya ikut dgn rekan-rekannya terjun ke pusat Kota Dili. Tapi, pesawatnya terkena tembakan & mesti berputar balik ke Kupang.
Operasi Seroja 2015 buku hri "h" : 7 desember 1975
Demikian Luhut dapat mendarat di Timor Timur, Letkol Soegito serta-merta mempercayakan Luhut & anak buahnya berikan perlindungan bagi pasukan TNI yg terjebak.
Di tengah perjalanan, tepatnya menuju Kampung Moliana. Yonif 405 yg berada di barisan paling depan disergap musuh. Sergapan pernah sukses diatasi oleh Kompi B pimpinan Capa Martadi. Tidak lama, Kompi A datang meringankan, Kompi B serta-merta digeser utk melindungi segi kiri.
Sergapan yg dilakukan musuh menciptakan kegiatan pasukan tertahan. Luhut serta-merta menyusun taktik, ia serta-merta menggempur posisi musuh di malah hri. Dgn aktivitas perlahan, kadang-kadang merayap, mereka sukses menemukan area persembunyian musuh.
Mendekati pagi, tembakan dimulai, roket berterbangan & membuyarkan fokus musuh & pilih mundur. Berkat serangan mendadak itu, pasukan TNI dari Yonif 405 kembali bergerak maju.
Operasi Seroja 2015 buku hri "h" : 7 desember 1975
Sesudah hingga di Aileu, komposisi pasukan diubah. Kapten Bambang Mulyanto ditunjuk yang merupakan pemimpin, sedangkan Martadi diperintahkan kembali ke Dili. dibawah kepemimpinan Bambang, kompinya tidak sedikit terlibat pertempuran, rata-rata akibat disergap musuh.
Komandan Brigade Letkol Atmanto meminta pertolongan Kopassus buat mempermudah. Sesudah hingga di ruang penyergapan, Bambang cepat membaca situasi. Sesudah taktik tersusun rapi, beliau dgn anak buahnya segera memburu musuh di ketinggian, sampai sukses dipukul mundur.
Begitulah pekerjaan Kompi B sewaktu di Aileu. Penugasan yg sama konsisten mereka terima, sampai hasilnya ditarik ke Dili & dikembalikan ke markas.
Sumber: Merdeka.Com
Bagikan di Facebook
Bagikan di Twitter
Lagi Hangat dari KABAR MUSLIM TERPECAYA
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Lagi Hangat
-
Ahok kembali berulah, kali ini melontarkan pernyataan yang berpotensi membahayakan pesatuan yang sudah terbangun selama ini dalam wadah Neg...
-
IKHLAS seorang hamba tidak dapat terlepas dari niatnya yang tulus, ucapannya yang jujur, tindakan dan perbuatan yang mewjudkan tujuannya. Se...
-
Faisal bin Hassan Trad, wakil tetap Arab Saudi di Kantor PBB di Jenewa, mengatakan KSA telah menjadi negara yang paling dermawan ...
-
Berita kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama bermunculan di media-media Internasional. Setelah T...

Post a Comment